0:00 Hai nah second Association ini adalah
0:02 apa namanya percetakan yang dikenalkan
0:06 oleh aku namanya dikenal yaitu jadi apa
0:11 namanya
0:12 reaksinya reaksinya berbeda bahkan ukra
0:15 cyber karena akhir-akhir
0:17 lebih Dua abad lebih kita Menunda untuk
0:21 mengadopsi mesin cetak kalau sekarang
0:24 kan teknologi apa aja yang terbaru dari
0:27 dunia barat dari darimanapun kita aduk
0:30 Steve dengan begitu
0:31 apa namanya Nah dengan begitu mudahnya
0:36 tanpa mempertimbangkan aspek-aspek
0:38 implikasi paradigma tik dan epistemik
0:40 kepada peradaban kita dan saya pikir
0:44 para ulama lain sebetulnya
0:46 namanya punya apa namanya
0:51 semacam semacam
0:54 legitimasi yang kemudian dikonversi
0:58 disampaikan kepada Sultan Nuku sakit
1:00 untuk masuk apa namanya semacam emben
1:03 kamu pada pada masa itu damai 1727
1:08 Ibrahim ntar sore call ya di dalam gede
1:12 melihat
1:13 ini tidak sudah waktunya hitam adopsi
1:16 mesin cetak tidak secara apa namanya
1:20 konservatif kita menolak sepenuhnya tapi
1:22 kita coba coba coba adopsi dengan
1:25 beberapa inilah ya dengan beberapa
1:27 pertimbangan
1:28 seakan dia menulis satu risalah yang
1:31 diantarkan kepada Perdana Menteri Turki
1:35 Usmani kalah itu jeruk tentang
1:38 wasilatu tiba tentang tentang apa
1:40 namanya manfaat-manfaat dari dari adopsi
1:44 mesin cetak maka disebutkan bahwa nanti
1:47 mesin cetak ini dia hanya dia hanya
1:50 mencetak buku-buku yang berisikan ilmu
1:54 naqliyah dia bukti tidak memecat Alquran
1:57 tidak mencetak mushaf tidak ilmu hadist
2:00 bekam hadits ilmu fiqih ilmu aqidah
2:03 sebagainya tapi dia hanya mencetak
2:05 buku-buku ilmu naqliyah seperti apa
2:07 seperti geografis seperti astronomis
2:09 seperti
2:11 ah pernah menyentuh
2:15 koperasi dan sebagainya atau ilmu
2:18 tentang tentang
2:20 Loji jadi kalau kita lihat
2:24 lebih kurang lebih
2:29 kemudian eh
2:32 dia telah berhasil mencetak 12000 sampai
2:36 13700 menit buku
2:38 ini tak disebutkan
2:41 kemudian Sultan setelah mengizinkan
2:45 mensyaratkan IBM websphere commerce
2:47 kafein remote.apk untuk kemudian Mengapa
2:50 namanya ada peribahasa ulama itu sebagai
2:53 pasti ataupun pentahqiq jadi tidak
2:57 sekedar serta-merta dicetak begitu saja
2:59 Om tidak cewek orang-orang
3:03 nah sekitar abad
3:06 ke-18 hingga 19 karena Eropa semakin apa
3:10 namanya kayak Katakanlah kayak karena
3:14 karena dia pedagang buku salah satunya
3:16 komoditas buku itu salah satu komoditas
3:18 yang mukul komoditas yang
3:22 apa namanya profitable itu salah satu
3:26 Salah satu alasan kenapa mereka Jadi
3:28 kayak
3:29 di ini juga dicampur
3:33 University press lebih ini satu bukunya
3:40 2001 alasan kenapa Eropa bisa kaya
3:43 satunya mereka menjual buku
3:47 Nah itu
3:50 Kapan mereka izin nikah mereka sudah
3:52 mulai menjamur ya database kemudian
3:55 banyak perpustakaan dan gua apa namanya
3:58 bioteknik
4:00 mereka juga makin banyak di Eropa
4:02 tetangga depan setelah dan sebagainya
4:04 mereka menginvasi dunia Islam salah satu
4:06 yang mereka ambil jadi ambil bisa
4:09 dikatakan mereka mengambil betul
4:11 pengambil mencuri
4:13 w11 aka salin ataupun mereka membeli
4:17 ataupun ada juga umat Islam yang
4:18 menjualnya ke Eropa ilmu Ghaib Jelaskan
4:22 oleh m sanksi
4:27 jadi-jadian ada diet aman sanksi bilang
4:30 kita itu sekarang lebih kurang yang
4:32 sampai kepada kita dan manuskrip yang
4:33 terbaik yaitu sekitar 600 ribu
4:37 manuskrip
4:39 505 Escape yang tersebar di Eropa di
4:43 Amerika modern di dunia islam sebagainya
4:45 itu tidak belum Termasuk yang disimpan
4:50 sebagai
4:51 Apa nama harta pribadi
4:57 nah ini orang bussiness goldziher juga
5:01 dia bilang tiba-tiba meski dunia islam
5:04 itu Pada kurun ke-18 sedang jelas itu
5:09 jadi langkah ya apa ya karena ini juga
5:12 bisa temukan gimana dia jalan-jalan di
5:15 Perancis kemudian di Jerman
5:20 nah ini juga permasalahan yang kita di
5:24 hadapan kita hadapi sekarang ya
5:26 kertas mesin printing kemudian kadang di
5:30 gitu depannya teknologi juga kalau dulu
5:34 berkarya disimpan dalam satu compact
5:36 disc gue sekarang udah bisa dalam laut
5:38 deh di internet bisa tinggal download
5:40 segala macam Justru aksesibilitasnya itu
5:43 makin muda tapi jadi pertanyaan Apakah
5:45 aksesibilitas itu menjamin akses kepada
5:47 understanding apa hanya akses kepada
5:49 informasi saja
5:51 gerakan literasi seharusnya bukan hanya
5:53 semata-mata config.inc
5:55 masyarakat dan masyarakat muslim akses
5:58 kepada informasi tapi juga lebih jauh
6:00 lagi atas pada Muhammad
6:03 nah tawaran solusi at yang mau kita
6:06 lihat ya gerakan sasis harus harusnya
6:09 mengambil peran dalam mengentaskan
6:11 persoalan pendidikan sekop yang paling
6:14 kecil terutama dalam hal learning jadi
6:18 diberesin dulu dimatangkan dulu learning
6:21 nya mereka belajar apa namanya menelaah
6:23 mereka belajar ngerol munasharah bakal
6:26 belajar-belajar jadwal
6:27 sebelah ataupun punya dan ilmu-ilmu yang
6:32 lain betul masuk dalam kantong lebih
6:35 serius penambahan nilai bisa diambil
6:37 oleh
6:39 ini diambil
6:42 kemudian juga Walaupun dia bukan satu
6:45 coleus diversity tapi juga diare disusun
6:48 betul-betul ilmu apa aja yang perlu
6:50 dipelajari dalam ruang lingkup mereka
6:51 Jadi bukan hanya sekedar apa namanya
6:55 bikin-bikin diskursus bikin talk bikin
6:57 kajian gitu ya dalam tema ini Iya dia
7:01 memang ada buntung akurasi tema tapi dia
7:03 tidak Sinambung itu tidak bersinambung
7:06 sehingga
7:08 apa namanya kurang kurang intensif dan
7:10 apa namanya jadi jadi Ismail begitu saja
7:16 Kemudian tentu saja penyediaan
7:19 sumber-sumber yang bacaan yang bermutu
7:20 harus ada karena ini juga masalah kita
7:23 kita udah tekun membaca tapi kita tidak
7:26 di betul-betul dikasih
7:28 basah-basah ini betul-betul tisu Untuk
7:30 apa kita
7:32 Nagoya menghidupkan diskusi intelektual
7:34 menghidupkan bacaan percakapan
7:36 karya-karya besar ide-ide besar dan juga
7:39 apa namanya pemikir-pemikir besar nah
7:42 ini yang dilakukan ibukota sejauh ini
7:44 diserang Academy demokrasi telah dulu
7:48 Setelah dia sudah melahap sudah bagus
7:50 jadinya sudah bagus
7:51 hasil pemasangannya bukan hanya
7:53 pemikiran tapi ilmu ini harus hidup
7:56 dalam percakapan percakapan juga harus
7:58 dididik
8:00 nah di apa namanya dibetulkan Bagaimana
8:02 membuat diskursus diskusi kemudian
8:07 menyeleksi dan sebagainya Itu juga
8:09 nah aja di how to Converse How to speak
8:14 of beresin
8:19 argumen-argumen
8:21 juga sebelum dan dijelaskan dulu
8:27 ya ini lebih kurang ya complete belum
8:30 kata yang
8:31 bikin bocoran jadi country tepuk
8:34 sebetulnya dia permulaan Sebelum kita
8:36 belajar Adapun mutholaah kemudian
8:39 halustik holison nanti dulu ah sebelum
8:43 sebelum anda berbahasa nggak jorok
8:45 ampunan lunas sebagai anggota kau karena
8:48 walaupun kita apa namanya belajar dengan
8:51 guru ataupun membaca buku tapi kalau
8:54 misalnya tradisi Islam yang hidup bahkan
8:56 tentang
9:00 putar kalau sampai ke ambil
9:03 ke-12 saya emergency juga ketika dia
9:06 menentang buku mutholaah karena dia
9:08 melihat tradisi nusakarya saya hidup
9:09 cuman kontennya sebetulnya bisa di
9:11 enhance lagi kalau orang-orang pun
9:14 belajar
9:15 menertibkan tool Bagaimana metode
9:17 menelaah dan perlu pinching setelah itu
9:20 nantikan level 3 seperti udah lebih
9:23 masuk ke konten Jadi sebelumnya konten
9:25 dipersiapkan dulu peralatannya untuk
9:27 betul-betul nantinya spektif
9:29 mengkonsumsi ataupun membaca mempelajari
9:32 ilmu-ilmu yang sifatnya
9:35 apa namanya
9:38 khusus gitu
9:40 nah ini juga buku yang
9:43 direkomendasikan untuk dibaca karena
9:45 walaupun ini sifatnya yang akan semua
9:48 level ini ajakan disoriented kalau kita
9:51 nggak ngerti family Dika Kapan kita baca
9:53 itu semua maka secara paralel gunakan
9:58 kita membaca buku ini karena Hai bukan
10:01 hanya secara general kita bisa buku ini
10:02 bicara untuk memilihkan Islam secara
10:04 umum secara global tapi juga yang paling
10:06 utama dan paling penting itu kritik
10:09 rezeki dan dikirimkan harus ia tanggung
10:12 jawab juga untuk menyusun
10:15 akhir-akhirnya Sebelum saya tutup muda
10:18 yg KMU adalah lebih luas dan istilah
10:21 pembaca karena pembacaan itu satu jalan
10:25 ilmu aja ya walaupun gadget utama
10:28 tapi BMW Hakiki perlu dikukuhkan dengan
10:31 ilmu yang diperoleh melalui cara lain
10:32 juga seperti perbincangan kedengaran ini
10:35 diskursus bintang yang lain tema ini
10:38 membayangkan budaya ilmu tidak sekedar
10:39 terbatas kepada sumber aqli dan rasional
10:42 saja tapi merangkum juga Wahyu dan Ilham
10:44 yang melampaui batas akal Nah itu udah
10:46 udah level yang udah tinggilah saya
10:49 pikir untuk gerakan literasi yang
10:51 dibiarkan oleh orang-orang selevel saya
10:54 atau kawan-kawan gitu Itu bisa mulai
10:57 berkembang caan dan juga menghidupkan
10:58 disqus
11:00 Hai
11:00 Opa amishop
11:03 oke itu saja nafkah terlalu lama
11:09 nggak Bales terima kasih set Yogyakarta
11:13 Selamat ya tadi menarik sekali ke dunia
11:17 percetakan terus ada different level of
11:19 reading fenomena pendidikan hari ini dan
11:22 seterusnya ini sangat merangkum
11:24 Bagaimana memang literasi kita di dunia
11:26 pendidikan Islam secara siaran konteks
11:29 itu kita akan buka pertanyaan anu meski
11:34 abisa pertanyaan teman-teman bisa
11:36 sharing juga bisa memberikan pendapat
11:38 nih Boleh kalau pajak bacaan yang lain
11:41 atau diskusi yang lain Silahkan kita
11:43 akan buka pada teman-teman sekalian
11:46 untuk berkomunikasi langsung dengan
11:48 stategi atau narasumber kita pada pagi
11:51 hari ini silahkan yang ingin bertanya
11:54 secara langsung angkat tangan Hey
12:00 Ya
12:02 udah
12:04 ya Mas Kamil Akbar silakan
12:09 ya Eh ngomong maaf sebelumnya karena
12:12 koneksi saya ada permasalah mungkin saya
12:14 izin videonya dimatikan gih Ya
12:21 ampun dan juga kepada masuk juga ini
12:24 Mungkin pertanyaan saya tadi kan sempat
12:26 memasuki Minggu tentang
12:28 devosional reading ya itu mungkin bisa
12:31 di penamaannya lebih mendalam lagi
12:33 seperti apa Mas terima kasih
12:36 tips-tips Oke
12:38 Eh Ida kalau masih lengket siap-siap aja
12:42 baik-baik ya
12:45 di fossil.ori dinginnya sebetulnya satu
12:48 istilah yang saya dengar dari
12:51 salah satu murid Syekh Yusuf ketika
12:53 bicara tentang hal tersebut
12:57 Dia memberikan pesan kepada Adler Hai
13:00 help yang disebut sebetulnya tradisi
13:02 kita salah satunya yang tidak dimiliki
13:04 oleh para banget Oleh karena itu juga
13:06 tidak jelaskan oleh atlet adalah tradisi
13:08 dipotong jadi jadi secara umum kalau
13:12 kita kalau kita lihat
13:14 dalam aktivitas belajar kita akan
13:18 mengarah bergerak kepada pemahaman Nah
13:21 ada sebetulnya ada banyak hijab-hijab
13:23 dalam diri kita itu untuk bisa sampai
13:25 kepada pemahaman tuh halamannya banyak
13:26 ada halangan etis ada Alasan teknis
13:30 seperti Holden Teguh sebetulnya dia
13:33 men-tackle halangan-halangan teknis tadi
13:35 Maksudnya bagaimana sih cara
13:36 menganalisis bagaimana saya sisa ramah
13:39 expect Bagaimana sih cara cara-cara
13:41 membawa sintop baca Chelsea Michael itu
13:45 aduk banyak teknis-teknis yang sangat
13:46 menohok kita bisa lakukan tetapi dalam
13:49 dalam dalam Islam buku-buku tentang
13:52 telah ada botol Allah dia bukan hanya
13:54 sekedar remix tapi secara default di
13:56 juga Ibu channel ini kayak kita membaca
13:59 secara Hai membaca di secara
14:01 kesalehannya maksudnya gini misalnya
14:04 kita bisa ambil dalam dalam buku-buku
14:06 adab yang bisa dapetin dalam dalam air
14:10 belum jamaah kejam Jatirogo sawit
14:12 menceritakan Bagaimana sih ada kita
14:14 ketika kita membaca pupuk ataupun
14:16 Illustrator juga kan kalau di barat baca
14:19 buku ini banget ya kita ambil buku di
14:20 rak buku kita kemudian duduk tebak pacar
14:23 ya secara serius Jerusalem intelektual
14:26 acara komedi tapi kalau di dalam di
14:29 dalam
14:30 daun prediksikita itu tekan-tekan juga
14:32 aspek-aspek
14:34 kamu harus cari waktu yang sesuai
14:36 waktunya sesuai bisa ba'da subuh ataupun
14:40 bada maghrib sampai Isya
14:43 kamu harus dalam keadaan suci kamu
14:45 berwudhu kamu pakai pakaian bagus
14:47 menghadap kiblat ya tidak mendatangkan
14:50 buku di lantai baca sambil singkat wajah
14:52 Abdul oke itu kan seperti bosen
14:55 marketing dan hal itu tidak bisa
14:56 diajarkan di di di di di budaya lain
15:00 hanya di budaya Islam ada itu nah dan
15:03 memang ketika Antum amalkan itu
15:05 maksudnya itu
15:07 punya efek dan intense signifikan kepada
15:10 pemahaman kita yuk Jadi bukan hanya
15:13 sekedar kognitif tetapi juga sarana
15:15 spiritual kita kita Habib maka
15:17 sebetulnya akan membaca buku itu
15:18 sebenarnya walaupun begitu tidak
15:20 mengganti Syekh tapi kita apa namanya
15:23 mengganti guru tapi tapi kita bersikap
15:26 sebagaimana kita hadir juga kepada
15:28 berhadapan dengan guru maka dihadirkan
15:32 juga tuh daya daya imajinasinya bahwa
15:35 seolah-olah kita bercakap-cakap dengan
15:36 sang penulis misalkan aku namanya cerita
15:40 dari perempuan YPT bentrokan atas ketika
15:43 mengkaji pencetus ide kami arraniry
15:45 telepon menceritakan bahwa protes itu
15:48 seperti bercakap-cakap kepada ataupun
15:51 berlakukan perbincangan dengan sepenuh
15:54 disaranin Nah itu kan jadi hidupkan
15:57 daya-daya kita Yakin bukan hanya satu
15:59 akal rasional tetapi Dayak Lia Dayak
16:01 yang dia juga
16:02 nah apa ini dalam konteks sadap
16:05 percakapan itu harus terus dihidupkan
16:09 dalam konteks yang lebih Adabi juga ya
16:13 dalam semua dalam Islam Islam hal-hal
16:17 yang berkaitan dengan proses mendapatkan
16:19 pengetahuan secara sederhana harus kita
16:22 terapkan dalam konteks takdir juga maka
16:26 dia juga sebetulnya sepatu jamuan
16:27 undangan satu maksubah satu kita
16:31 undangan keilmuan gede dan setiap yang
16:34 diinginkan harus
16:36 menjalankan ada itu terapan namanya
16:40 tertera amalkan dalam dalam perbincangan
16:43 itu dalam undangan itu jadi dia bukan
16:47 hanya semata-mata kognitif dikuasai oleh
16:49 ini maksudnya lebih juga spiritual juga
16:51 setiap betul-betul kita kita hadirkan
16:55 semua daya kita daya rohani khoyali Aqli
17:00 dalam pembacaan jauh dengan kita baca
17:02 buku kadang-kadang diwaktu kita seneng
17:05 mungkin waktu untuk baja keren dengan
17:09 Anang kita pulang kerja kita sedangkan
17:11 waktu buat baca atau kita Iya Kak lo
17:14 waktu kosong sambil baca buku itu dengan
17:18 penuh begitu saja tapi kalau
17:22 Mereka betul-betul menyediakan waktu
17:24 untuk baca
17:26 menyediakan waktu untuk besok Dan juga
17:29 menyediakan waktu untuk Bermuda kalau
17:31 jadi bukan hanya baca demo Solo riding
17:34 juga maksudnya
17:35 dia mesti ada uh juga kepada kepada para
17:40 kepada sesama murid tradisi mudah dan
17:45 ini betul-betul Indonesia
17:48 disebutkan bahwa
17:51 yang paling
17:54 justifikasi
17:56 diskusi tapi diniatkan yo lillahi taala
18:01 untuk helm ya terus digoreng
18:04 balik jam apa namanya sebagian besar
18:07 salah melakukan itu semua dan mereka apa
18:10 namanya yang Indonesia mereka mulai dari
18:12 isya
18:13 dan disebutkan juga apa namanya
18:16 powerbank malam ya Bumbu Hatta yes no
18:19 yes HTS mau adalah Fajar Jadi mereka itu
18:22 enggak betul itu sampai mereka mendengar
18:26 adzan subuh baru mereka selesai
18:28 jadi udah biasa juga
18:31 juga dipenuhi dengan Jadi
18:36 kalau anda bisa
18:38 hidup ini bukan hanya kognitif juga
18:41 tetapi juga secara
18:44 ruhani solehan juga jadi membaca itu
18:49 bukan bukan hanya sekedar ingin tahu
18:52 kalau
18:54 udah baik Terima kasih atas Jawabannya
18:57 Setyo gini ada yang masih ndak ada empat
19:01 hodgson nunggu silakan mas Hisyam
19:06 location
19:07 saya Assalamualaikum warahmatullahi
19:10 wabarakatuh Selamat pagi menjelang siang
19:13 Pak Yogi Samsul rachanon
19:18 yang saya ingin tanyakan adalah dari
19:21 pengajian yang dilakukan oleh Pak Yogi
19:26 dari kebiasaan ulama kita itu dalam
19:30 membaca itu apakah ada
19:34 eh antara dia membaca diskusi itu apakah
19:39 ada jembatan berupa pembuatan catatan
19:42 atau menulis gitu atau memang hebatnya
19:46 ulama kita itu dia setelah membaca
19:49 tulang sungada install sudah terjadi
19:51 buku yang tebalnya mungkin Bapak
19:53 berjilid-jilid
19:54 ya Baik terima kasih Itu aja ya
20:00 ya Makasih Mas Ichsan eh jadi kita
20:03 kita ada semuanya jadi kita kita belajar
20:06 dengan guru kita juga punya tradisi
20:09 menulis yang menyalin Bahkan dalam
20:12 sebuah Ashar Kalau tidak salah
20:14 dinisbahkan kepada Umar bin khotob itu
20:15 disebutkan kalau Ilma pilkita aba
20:18 ikatlah ilmu dengan menulis jadi para
20:21 ulama itu ataupun para murid-murid
20:23 disyaratkan bahkan diwajibkan mereka
20:25 untuk membuat tulisan ketika mereka
20:27 mendengar saran gurunya dan mereka
20:29 setelah Itu diwajibkan juga untuk
20:31 mengulang-ulang mengulang dari segi
20:33 pemahaman atau mengulang untuk
20:34 menghafalkan untuk menghafalnya
20:37 jadi
20:39 kalau dalam ke apa namanya keterangannya
20:43 Ahmad download viral maulawi itu
20:45 disebutkan bahwa biasanya sampai waktu
20:49 Isya mereka dari pagi sampai Isya mereka
20:52 belajar denganku
20:54 dia mengulang pelajaran tidak empat
20:56 pebalap guru yang berbeda
21:00 game biasanya mereka malam hari itu sama
21:02 film mereka itu Bermuda kalau
21:04 tapi nanti ada waktu khusus juga mereka
21:06 bermutu Olla akhir jadi memang tradisi
21:08 budaya kita adatnya pelajar waktu itu
21:11 murid-murid itu begitu Jadi mereka bener
21:14 pertama ada tuh hidup semua daya-daya
21:17 pertamanya yang dia miliki
21:20 perangkat-perangkat kemon yang dia
21:23 miliki dia mendengar dia dasi Makannya
21:26 juga mendengar langsung oleh guru dia
21:28 menulis ya menulis juga catatan ataupun
21:31 menulis Imla and jadi karena gurunya
21:33 lagi kemudian di kondomnya ditipu di apa
21:37 namanya dicek lagi oleh gurunya Desa
21:39 mereka Bermuda teror kemudian bukan
21:41 mutholaah nah para kemudian para ulama
21:44 zaman dulu Ketika menulis kitab-kitab
21:45 besar itu
21:47 eh itu mereka prosesnya tadi
21:50 apa namanya sudah belajar dengan guru
21:53 wisata ton banyak
21:55 dan apa namanya mereka mengambil hak
21:58 mengandalkan hafalan ataupun mengadakan
22:00 Hai catatan penting misalkan dengan Al
22:02 Ghazali aktor riwayatnya yang begitu
22:06 menyesal ketika
22:07 melakukan
22:09 100 mereka rekanan diculik semoga
22:12 rencananya itu dicuri dan semoga itu
22:15 sebetulnya hasil catatan dia dari
22:16 belajar dan dia lupa untuk bentuk muncul
22:19 menghafalnya maka setelah itu namanya
22:22 dia apa namanya mengumpulkan lagi
22:25 menghilang oleh-oleh yo
22:28 karena pertamanya itu situ Bagi
22:32 kesuburan bukan fixtures
22:34 jadi diskursus itu hanya diskursus
22:38 nazzoro beli segala macam itu hanya bisa
22:40 hidup ketika apa namanya inputnya juga
22:43 banyak gitu
22:45 jadi inputnya sesuai
22:48 bahkan surplus lebar kita bisa
22:50 berdiskusi itu
22:52 itu sih tadi matanya yaitu itu maupun
22:56 namanya jembatannya itu adalah ada
22:59 proyek slide pelajaran yang sifatnya
23:01 dilaporin penden sekian mencatat
23:04 mengulang-ulang hafalan
23:05 sepertinya ada belajar baik saxon oleh
23:08 guru kemudian di di di apa namanya di
23:12 manifes kan dalam dalam komunitas karr
23:16 murid dalam diskusi duit
23:19 ya terima kasih sedikit nih saya sekilas
23:22 HP ya terpikir juga tadi kan bicara soal
23:25 hafalan dan ada riwayat dari Imam Al
23:27 Ghazali pernah dicuri itu terkenal
23:29 sekali riwayat itu naikkan sebetulnya
23:32 banyak juga bisanya nash-nash yang
23:35 mengatakan bahwa beberapa ilmu fissudur
23:37 Levis syukur bahwa ilmu sebenarnya itu
23:40 Ya bisa dibilang hafalan yang ada di
23:42 dalam qalbu kita begitu maksudnya kalau
23:45 kita kontestan kepada tepian different
23:48 level of reading nya tadi terus ya
23:51 beberapa hal yang Antum sampaikan
23:52 sebetulnya apalagi bisa diri itu dalam
23:56 konteks berliterasi dan membaca itu
23:58 yaitu Mas gimana itu apakah dia setelah
24:02 membaca dalam arti level-level tadi itu
24:05 atau atau dia adalah bagian dari itu
24:09 kalau bagian dari itu di level mana
24:11 cewek penasaran itu
24:16 salah kalau dalam Oke makasih respon
24:20 engkaulah dalam konteks Accelerator
24:23 tidak terlalu menekankan soal hafalan
24:25 mungkin di buku itu ya karena konteksnya
24:27 adalah reading ya Nah cuman gue juga
24:30 punya kritis kepada orang-orang yang
24:33 sebetulnya belajar hanya hafalan bukan
24:35 pemahaman cuman kalau kita kita tidak
24:38 hidup pemohon termohon paham kalau tidak
24:42 kita menempatkannya masing-masing pada
24:44 tempat yang tepat cuman
24:48 kalau di barat kau dalam konteks Hitler
24:51 memang dia hanya hanya hanya sama papa
24:54 namanya hanya
24:55 berhenti di level elementtree elemen
24:58 dasar elemen apa namanya di ndasar dan
25:01 akan setidaknya seseorang yang
25:02 mempelajari aksara itu punya satu
25:05 kognitif readiness Ya setidaknya bisa
25:07 Menghafal bentuk-bentuk huruf mengingat
25:09 bunyinya dan sebagainya tetapi dalam
25:11 konteks kita pengingatan itu itu jikalau
25:14 melampaui level itu jauh melampaui level
25:17 dasar karena yang kita hafal itu bukan
25:20 bukan hanya sekedar makan-makan ringkas
25:22 dan badiuzzaman Said nursi dia mengaku
25:24 jamu Jawa itu kan kita karya besar Imam
25:27 Syafi'i itu biasa
25:31 dan dan kalau kita nih kalau kita
25:33 menulis buku ya menelaah buku kenakan
25:35 perlu referensi kita perlu buku yang
25:37 lain karena kita melihat karena mungkin
25:39 kalau para ulama itu setirnya dihafal
25:43 nah ini Jadi prasyarat ke kalau
25:46 menghafal itu yang hidup adalah
25:48 integrasi yang terakhir kita mengingat
25:52 maksudnya juga jadi password-password
25:54 kepada muzakaroh
25:57 jadi muzakaroh dari sama Mbak maksud
26:01 dari kata pedal gas dan Norwegia jadi
26:04 jadi sangat kepada muzakaroh Sedangkan
26:07 untuk kapal tinggi kepada zaccaro
26:10 menjadi ngetes dulu hafalannya gitu Jadi
26:15 tapi itu ya guys ya karena kalau kisah
26:19 buku ini kan banyak mitos mitosnya nih
26:22 kalau di Yunani tekan banyak mitosnya
26:24 ini jadi penemuan buku ini sebetulnya
26:27 bukan untuk
26:28 merekam bukan untuk mengimprove ingatan
26:33 kau ingatkan memori dzakiroh tapi
26:37 sebetulnya Semakin banyak kita baca buku
26:40 r3maja buku baca caption di baca berita
26:44 di internet itu sebetulnya menu
26:47 menumpulkan indrakilo kita tuh
26:50 kene kita dengan mudah kemudian kalau
26:52 kita kita sengaja tidak menghafal karena
26:54 kita merasa kita bisa tunjuk langsung
26:56 nanti setelah itu gan ini sebetulnya
26:58 integrasi Rocky tidak terima Hai jadi
27:01 buku sebetulnya bukan Mengapa namanya
27:04 melalui Bro hafalan tapi mengimprove
27:07 recollection
27:09 jadi-jadi bedakan kalau kita tekan
27:11 antara memori sama recollection beda
27:13 untuk ngebantu kita rikolto kita
27:17 ngebantu indera-indera pizza kita untuk
27:19 mengingat lagi karena kita
27:23 full kita cuma bisa
27:26 baca buku
27:28 gitu jadi ya
27:32 orang-orang jaman dulu entah ya karena
27:35 dia hafal dia murojaah kalau kita akan
27:37 kadang-kadang suka banjir dan kita nggak
27:39 punya ingatan yang
27:42 kadang-kadang kita berat
27:46 hehehe
27:47 yang suka baca buku nih cuman kita
27:50 mengandalkan Apa yang apa namanya
27:53 tertulis kan
27:55 jadi tinggal ngomong sudah menjadi
27:58 tradisi juga anussati nyari Emang lagi
28:00 tadi kan paling tidak sekurang-kurangnya
28:02 Alquran itu sudah pasti hafal itu yang
28:04 melihat belum kutubussittah itu udah
28:07 pasti Bukit jadi untuk menghafal
28:09 makan-makan yang lain itu lebih mudah
28:11 Kayaknya begitu Iya
28:13 pengalaman saya dulu pernah dapat diurai
28:16 jadi Oman selama sekitar dua bulan itu
28:18 ketika belajar anak-anak itu kebanyakan
28:21 dibuat makan-makan begitu kayak Alfiah
28:23 Ibnu Malik bahwa gua tidak mereka dibuat
28:26 matang resep hanya juga kenapa kalian
28:28 membuat buku-buku ini diringkas menjadi
28:30 makan-makan itu itu karena pertama itu
28:33 untuk dihafal dan ketika dia recolling
28:36 yang anu bilang tadi dia mudah untuk
28:39 untuk mengurai itu lewat makan-makan di
28:41 itu itu fungsinya salah satu Fungsinya
28:44 untuk apa namanya itu Kan biasanya kan
28:47 kalau kita menghafalkan kita ringkas
28:49 ringkaskan nomor-nomor kita kelompokkan
28:51 ada beberapa chord patah itu berfungsi
28:54 unit kita mudah menghafal lutut sekedar
28:58 save kerja Twilight ia melanjutkan ke
29:01 pekerjaan berikutnya Mas Ramadan Maulana
29:04 silakan
29:09 ah bismillah Assalamualaikum
29:11 warahmatullahi wabarakatuh
29:12 Waalaikumsalam salam melakukan ah terima
29:15 kasih otot atas kesempatannya salmon dan
29:19 Mas Yogi tadi menarik ya pembahasannya
29:22 tentang kalau misalnya Gendi kan kita
29:25 beres pasti gerakan literasi itu tidak
29:27 akan marak ini menarik sih agak jarang
29:30 statement seperti ini muncul
29:33 tapi setan memulai dengan pertanyaan
29:35 begini
29:36 perpal atas kan pernah mengutarakan
29:39 bahwa kerusakan yang sekarang terjadi
29:41 itu ada kerusakan ilmu dan pemahaman
29:44 yang berlebih atau silau kepada barat
29:47 begitu yang saya lihat adalah begini
29:50 banyak pola kritik terhadap ulama kita
29:54 sendiri pindahkan basah dan bisa ulang
29:57 oleh pihak rotadi tadi agak putus tadi
30:00 Halo lebih kayak Resto Klaten dengan
30:05 luar luar biasa bilang begini
30:08 tantangan umat hari ini ada kerusakan
30:10 ilmu atau kekacauan tentang masalah ilmu
30:14 jadi saya melihat juga yang terjadi hari
30:17 ini bahwa memang banyak seorang
30:20 akademisi atau apapun itu yang melihat
30:24 atau menilai bahwa
30:26 kelamaan atau pakar dari beberapa ulama
30:29 itu jadi kripik secara total tapi ketika
30:32 melihat beberapa penulis Barat itu hanya
30:35 ia biasa-biasa aja tidak ada daya
30:37 kritisnya Apakah ini kita milk dari segi
30:41 terasa bagi kita memang tidak paham atau
30:43 misteri tentang daya kritisme atau
30:46 karena terlalu mengimplementasikan
30:48 tentang rasionalisme nah pertanyaan saya
30:52 adalah bagaimana memposisikan secara
30:54 benar dan tepat soal tentang pola kritik
30:58 terhadap beberapa metode yang Kai untuk
31:00 menilai teks-teks apa yang ditemukan
31:04 oleh beberapa ulama Karena koleng
31:06 sekarang kita ketemuin begitu misalnya
31:08 ulama dianggap tidak kompatibel lagi
31:10 jadi rujukannya pala para apa sarjana
31:13 barat gitu misalnya tentang masalah
31:15 Quran atau masalah tentang hadis
31:17 misalnya itu bagaimana kira-kira Mas
31:20 Yogi kayak gitu sih
31:27 oke ya kita memang kena
31:31 impro Eni apa namanya inferior inferior
31:34 Kompleks inferioritas gitu ya wes itu
31:39 ah dan
31:41 karena karena pertama sih karena kita
31:44 juga tidak begitu bisa menghormati jasa
31:48 para ulama kan kita baca juga ya karena
31:51 kita kehilangan kita berjalan dengan
31:53 kita berjarak cukup jauh dengan turut
31:55 sekitar kita banyak mengkonsumsi susu
31:58 susu yang yang care pot emporer GTA tapi
32:02 tapi
32:03 kalau kita lihat
32:05 siapa namanya inferiority complex ini
32:08 memang satu jenis gosong ada juga sih
32:10 sebetulnya
32:11 kalau kalau kita itu apa namanya
32:14 sebetulnya kritis enggak kritis dalam
32:17 konteks pembacaan itu itu Kawaii
32:19 sebetulnya maksudnya hal yang terakhir
32:21 dan itu kadang-kadang juga nggak perlu
32:23 banget kritis kritis itu gini deh kalau
32:27 kita lanjut perkataan kritis itu Kan
32:29 Selalu identik dengan kita tidak setuju
32:32 ya atau terlalu ya agm2 bikin
32:36 tapi kita jarang pakai ketik chinchilla
32:39 kritis untuk betul-betul maksudnya cara
32:42 kita memahami
32:44 satu Teks itu secara pedicle maksudnya
32:47 ketika singa nah critical thinking itu
32:50 bukan bukan kita criticizing sekarang
32:53 kita akan mengambil istilah kritik itu
32:55 kepada criticizing bukan critical
32:57 thinking kita kita thinking berfikir
33:00 maka secara serius nah
33:03 persoalan kita itu kita seringkali bikin
33:06 kue jajanan yang jadi masalah kerja
33:09 semen itu seringkali dia dress kepada
33:10 ulama kita dulu lebih dulu dibanding
33:12 saat enak barat Padahal kita belum bisa
33:15 juga pohon para parham Kadek ulama dan
33:17 juga karya peradaban mereka juga
33:20 jadi ini satu ignoramus yang lain nih
33:23 kalau
33:25 istilah-istilahnya tuh
33:27 apa namanya
33:29 degiro atau disagree itu setelah kita
33:33 memastikan diri kita pahami
33:35 sebelum kita bikin Click dan semen kita
33:38 tidak setuju ataupun 7 lain bahkan
33:40 setuju juga kalau bohong itu juga enggak
33:42 usah yang nggak ada nggak ada isinya apa
33:45 tidak setuju tapi kalau kita kapal hal
33:47 itu juga satu sangat kejahilan juga nah
33:52 Sedangkan untuk vasham untuk mengecek
33:55 pemahaman jika itu ada banyak tuh apa
33:57 namanya teknik
34:00 ia menyingkirkan teknis
34:02 jadi kadang-kadang kita perlu juga apa
34:04 namanya
34:05 mengkritisi kepada pemahaman sendiri deh
34:08 kok maksudnya
34:10 pemahaman kita itu betul Enggak siapa
34:13 seperti yang dimaksud oleh sang penulis
34:16 dan
34:18 Nah apa namanya ini mungkin jadi catatan
34:20 kita dan juga mungkin dari nasehat itu
34:22 bahkan edler sendiri yang bukan orang
34:24 Islam di nasehati bahwa difficult
34:27 beradab dulu beretika dulu sebelum kita
34:30 membuat kesimpulan negeri atau dislike
34:33 Turki bisa Jimbung
34:36 titik koma satu tapi sebelum kita gua
34:40 Cup Jasman disitu ada gedung Ada apa
34:43 namanya etika disitu yang harus diiket
34:46 Oke gitu nah jadi untuk soalnya banyak
34:49 kita punya punya masalah inferiority
34:52 complex tapi apa namanya padahal secara
34:55 secara kematangan belajar yuk kita
34:57 enggak atau namanya enggak Oh ya
35:00 matang-matang betul Gitu ya jadi banyak
35:03 sudah kita sudah tidak beradil kepada
35:05 bahasanya memang berat dan juga berakhir
35:08 kepada para ulama dan karyanya Nah kita
35:10 chat kita kira belajar lebih pernah
35:13 nanya serius lebih tekun dalam hal lalu
35:16 Mini
35:17 Art of learning untuk Kapan namanya
35:21 mempersiapkan diri secara secara apa
35:24 namanya Astria dan juga rohani untuk
35:26 untuk mengkonsumsi karya para ulama jadi
35:29 tidak tidak sinkron oleh kita berhadapan
35:31 dengan mereka
35:33 dan perempuan seringkali mau apa namanya
35:37 menasehati dengan istilah otomotif di
35:40 dengan siapapun Eh lagi dengan pola
35:44 makin korban kritis Maksudnya kita
35:47 hormati dia cinta-cinta penuhi kewajiban
35:51 kita sebagai pelajar Maksudnya kita
35:52 pahami tapi dalam sama masa yang sama
35:55 kita juga boleh kritis kritis dalam
35:57 konteks format tadi juga ya siapapun
36:00 harus dihormati dulu tapi Dimasnya game
36:02 sama bukan hormat buta sampai kita jadi
36:05 jadi cantik main terjajah help di
36:09 diperhamba tapi kita juga harus kritis
36:12 maksudnya itu yang adil
36:17 ormas buka juga salah kritis buta juga
36:19 pesawat
36:20 hitam kalau di dalam kolam itu atau
36:24 wasit bainakuma Iya
36:27 tinggal Dedes
36:33 selanjutnya nih Mas Ahmad Zainuddin
36:35 sehat
36:39 naik hah termasuk banyak atas
36:43 kesempatannya salam alaikum
36:44 warahmatullah wabarakatuh stategik akan
36:47 saya matiin Udin dari Kalimantan Selatan
36:48 lain bertanya ustadz
36:51 eh
36:52 tadi Ustad adalah mengatakan biasanya
36:56 kata program propagates itu ketika
37:00 Hai lagi menelaah Riyadi gede gitu Teh
37:04 bercak itu bisa dicontoh menyelesaikan
37:06 gimana ya Gitu bercakap-cakap nya itu
37:09 apakah saya seperti
37:11 eh semacam mengkritisi atau seperti tiga
37:14 kita bercakap sama orang bertanya kayak
37:16 Kenapa ini bisa terjadi gitu atau yang
37:18 seperti apa gitu itu yang pertama
37:21 Kemudian yang kedua tadi pusat juga ada
37:24 mengatakan katanya kalau kita pengin
37:27 mengecek pemahaman kita gitu itu ada
37:29 beberapa cara Nah apakah boleh
37:31 dijelaskan lebih lanjut Ustadz itu cara
37:33 caranya seperti apa gitu
37:35 Itu yang kedua kemudian yang ketiga
37:38 sebenarnya kalau dalam tradisi keilmuan
37:40 Islam itu set
37:42 Ahfan ya kita itu diperbolehkan untuk
37:46 menyampaikan sebuah ilmu gitu ya Apa
37:49 karena eh apa karena kita tahu
37:52 ditransfer yang sampaikan juga tadi
37:54 zaman sekarang kan informasi ada
37:55 dimana-mana GTA bahkan kita bisa
37:57 mengakses Mas informasi lah jadi kayak
38:01 Solo kita udah tahu banyak ditiadakan
38:03 kita ngerasa kayak saya khususnya
38:05 biasanya ngerasa kayak Sebenarnya saya
38:07 ini kok jadi boleh kok menyampaikan gitu
38:09 nah tapi kalau misalkan dalam tradisi
38:11 keilmuan Islam itu sebenarnya seperti
38:13 apa gitu ya Ada Kapan kita boleh sih
38:15 untuk menyampaikan sebuah ilmu itu
38:16 kemudian terakhir
38:18 Eh kalau misalkan di pendidikan Islam 1A
38:24 apa Oh chipset
38:27 ya cukup-cukup
38:29 pergi Perhatikan gambar itu diiringi
38:33 oleh dunia oleh dunia main
38:37 lemeki menteri ya
38:39 nih atau masih banyak Muhammad Faisal
38:43 atau salamualaikum warahmatullahi
38:44 wabarakatuh
38:50 Lagi
38:52 ngasih pertanyaannya
38:54 agak tersendat dikit ini internet saya
38:57 atau gimana Ya kayak internet saya sih
39:00 hai
39:04 cek lancarnya
39:09 lancar-lancar aja ya
39:12 yang pertama Ya yang kota sebagaimana
39:17 by lagi saya enggak sedih-sedih sendiri
39:20 tanya-tanya langsung kepada perempuan
39:21 Apa maksudnya apa namanya
39:25 hettinger conversation dalam dalam dalam
39:29 berdoa membaca buku cuman kalau dalam
39:33 ternama ya penemuanya ini pemahaman
39:37 dasar dari pengalaman pribadi ya setelah
39:39 membaca buku tentang baca Bagaimana cara
39:41 membaca bagi edler ataupun apa namanya
39:44 ada pepohonannya karena Ahmad Lutfi
39:49 pertama ketika kita membaca yang paling
39:52 penting
39:54 banget kita jadi jadi apa namanya
39:58 ada semacam Hai Adit udah bisa bicara
40:01 tentang Cimenteng Rider maksudnya
40:03 menjadi satu habit baja lemak menjadi
40:07 satu habit itu bukan kita bikin
40:09 pola-pola pembacaan setiap hari berapa
40:12 bulan Tahun keberapa tapi habit yang
40:15 dimaksud level habit jadi kalau kita
40:18 akan ada namanya Aa
40:21 al-kabir manakah ya gan ada
40:24 inflector.php pintu maksudnya itu satu
40:27 Dayak Lia yang memang sudah sudah sudah
40:31 cukup teraktual bisa sih
40:34 Dalmatian pembaca dalam konteks bacaan
40:37 eh
40:39 percakapan yang dimaksud sebetulnya
40:41 dielektrik yang terjadi dalam pikiran
40:42 kita karena kalau kita baca buku secara
40:45 konsentrasi dan melibatkan daya-daya
40:47 aqliyah kita secara sungguh-sungguh akan
40:50 berfikir itu juga sebetulnya maksudnya
40:53 menciptakan percakapan dalam pikiran
40:55 kayak misalkan Oke saya saya bertanya
40:59 ini Apa maksud saya baca 1-tanx
41:01 apa maksud sang penulis
41:04 kira-kira dalam konteks apa dia bisa
41:06 rentangin digunakan Muhammad ini itu
41:08 sebetulnya kita melakukan soal jawab
41:11 dalam fikiran
41:12 kita melakukan soal jawab dalam fikiran
41:15 Itu percakapan dalam fikiran yang
41:17 sebetulnya maksudnya adalah the electric
41:20 sifat-sifatnya dereng Tiger fashion gitu
41:23 apa namanya maksudnya 11 goreng fashion
41:27 dan membaca buku itu dia bukan seperti
41:30 kita belajar langsung dengan guru kalau
41:32 kita tidak paham kita bisa tanya guru
41:34 langsung
41:35 bagian-bagian kita tidak paham tapi
41:37 kalau misalkan kita baca buku kita tidak
41:40 paham kita juga yang harus cari jawaban
41:42 sendiri ya dari bukunya dengan
41:46 memaksimalkan kemampuan Ibu e kita gitu
41:49 Nah maka sebetulnya maksud dari membuat
41:53 percakapan dengan sang penulis adalah
41:55 bentuk-bentuk berkonsentrasi dalam
41:57 pikiran ketika membaca dengan cara Hai
42:00 berdialektika
42:02 dengan cara berdialektika itu yang
42:05 kira-kira saya dapatkan dari dari atlet
42:08 tetapi itu kan secara ini ya Secara
42:11 teknis saja tapi kalau sekali salah
42:14 percakapan namanya orang bercakap-cakap
42:16 dengan kayak bercakap dengan guru saya
42:18 dengan ustadz ataupun kepada kepada apa
42:22 namanya atau yang lebih terhormat dan
42:24 juga lebih tua gituin tentu kita harus
42:27 membawa kesiapan mental kita pikiran
42:30 kita ketika kita berdiskusi dengan
42:33 mereka tetapi hal yang lebih penting
42:35 lagi adalah seorang tiga kita berhadapan
42:38 mereka ya Bisa kan Ah apa namanya kita
42:43 bertutur kata yang bagus tak mengucapkan
42:46 salam kita mendoakan kemudian apa
42:49 namanya dan serangkaian
42:53 apa namanya etika yang lainlah
42:56 enthik-enthik yang lain jadi percaya
43:00 Hidup bukan hanya sekedar bicara
43:01 timbal-balik seperti itu tapi semua hal
43:04 yang berkaitan dengan cakapan begitu
43:05 juga harus dipenuhi soalnya Ditanya soal
43:08 kesiapannya soal waktunya penghormatan
43:11 kepada sang Penulis itu
43:15 beternak cakap untuk pun Happy
43:17 conjugation dimaksud nah kemudian yang
43:21 kedua
43:22 eh apa namanya pemahaman Gimana cara
43:25 ngeceknya ya Ada banyak sih teknis ya
43:28 Ada baik teknisnya tetapi yang mungkin
43:31 yang paling simpel ini juga Kenapa dalam
43:35 namanya kita mengecek dengan sesama
43:37 kawan kita yang mungkin pembacaannya
43:39 lebih bagus atau membaca buku yang sama
43:41 gitu ya maka dalam konteks apa namanya
43:45 pendidikan Islam Saya lagi ton
43:48 pembelajaran aktivitas pembelajaran itu
43:50 tidak sifatnya
43:52 privasi tapi juga sebetulnya berlaku
43:57 dalam konteks persahabatan ya ada Subah
44:00 disitu ada hitmen dengan guru ada
44:03 software dengan kawan-kawan yang lain
44:04 gitu coba ini lain sebetulnya bisa kita
44:07 manfaatkan kita ketika mencoba
44:09 menyampaikan kepada mereka apa yang kita
44:11 baca pemahaman kita bagaimana dan bisa
44:14 jadi mereka api pertanyaan yang datang
44:17 kepada kita dari mereka itu bisa jadi
44:19 memperkaya pemahaman kita mempertajam
44:22 pemahaman kita ataupun bisa jadi
44:24 mengoreksi pemahaman kita jadi Subhan
44:27 selain apa namanya berfungsi secara
44:29 intelektual seperti itu Yang kedua juga
44:33 fungsinya kita terlepas dari skate cyber
44:35 karena kita tidak merasa diri kita
44:37 betul-betul paham dan yang paling paham
44:39 ya dari kita karena kita berenng SWT
44:43 kita terlibat dalam diskusi kita juga
44:45 Tanya dan juga kita
44:47 menjawab itu sebetulnya menciptakan
44:51 sikap rendah hati juga
44:53 jadi kita Kenapa juga penting untuk
44:57 saling bersumpah berdiskusi dengan
44:58 sesama kawan-kawan sama kawan-kawan
45:00 player karena
45:02 kalau kita akan yakin bahwa ilmu itu
45:05 rezeki dari Allah Ya
45:07 nggak bisa jadi orang lain itu rezekinya
45:10 lebih banyak tuh dikasihnya sama Allah
45:12 SWT
45:13 terpisah jadi rezeki kita itu didapatkan
45:15 melalui perantara Si Fulan kawan kita
45:17 gitu gitu Jadi kita jadinya dan peti
45:21 bisa jadi lebih banyak kita kita baca
45:24 dandia kita dan kita baca buku mereka
45:27 juga baca buku agenda Kok saya paham
45:30 yang ini dan dia paham yang ini dan gitu
45:32 nah Berarti kan oleh kasih rezeki dia
45:34 lebih enggak bisa jadi kita dapat rezeki
45:36 lebih mulai Oke
45:39 belajar itu bukan hanya membaca juga
45:41 berubah bersyukur dan arti kata kita
45:44 punya game discussions
45:47 berdiskusi Bermuda goroh Bermuda karo
45:49 tentang apa yang kita baca atau pelajari
45:51 kesalahan pemahaman dengan orang yang
45:54 hidup ya bukan hanya dengan pikiran
45:56 sendiri atau bacaan yang lain dengan
45:57 orang yang hidup di kemudian yang ketiga
46:02 kapan ya Ini pertanyaan Kapan itu agak
46:06 susah ya karena pemahaman itu aqliyah
46:08 dan aqli aqli yaitu nirwa KTU ya
46:12 jadi-jadian
46:14 itu juga kaptennya bukan waktu tapi
46:17 kapannya kalau kasih ya Nah siap itu
46:19 pertanyaannya Bagaimana siapnya jadi
46:21 kita alihkan pertanyaan Kapan nya jadi
46:23 bagaimana kesiapan itu bisa Nah itu
46:26 Bahasanya Laila itu hanya bisa dicapai
46:29 kalau secara etik oi kita bisa tahu kok
46:33 sebetulnya Kita paham atau belum kalau
46:35 kita betul-betul apa namanya menekankan
46:39 aspek anda bahwa kita layak atau siap
46:41 atau tidak Kita sebagai Kita paham ya
46:43 ingin jadi masalah kan kita tidak tahu
46:46 kalau kita dan tahu yakin kita tidak
46:49 tahu kalau kita sudah siap akhirnya
46:51 disiapin Jadi
46:54 maksudnya bagi kalau kita punya guru
46:58 semua virus kita bunga vermouth mengisi
47:01 atau apapun yang memang lebih enak kita
47:04 juga minta izin guru minta doa
47:06 setidaknya jadi harusnya mungkin kalau
47:10 secara kognitif kita nggak paham atau
47:12 terbata-bata mungkin berkat doa guru
47:14 terjadi lancar di lebih jelas yaitu
47:19 lahir calon teknis itu akan angkat akan
47:22 jadi bahasan yang lain
47:24 hidrologis oke
47:27 terima kasih nih lagi canikaya
47:30 pertanyaan terakhir saat jogging karena
47:31 udah 11.11 Iya
47:35 nggak papa ini pembahasan kita serius
47:38 seru sekali ada pertemuan kali ini
47:41 silakan mbak siapa ini Ah Liana
47:43 activation
47:46 Baik terima kasih assalamualaikum
47:49 warahmatullahi wabarakatuh
47:50 Waalaikumsalam belum yah salam kenal Mas
47:54 Yogi ah terima kasih sekali untuk
47:56 pemaparannya Sejak pagi sangat membuka
47:58 wawasan
48:00 sebenarnya kan raya ini seorang tua dan
48:04 juga pegiat literasi anak ya Mas ya Jadi
48:06 saya mau bertanya dalam konteks
48:08 anak-anak sebenarnya sastra anak dalam
48:12 Islam itu
48:14 seperti apa sih Mas perkembangannya
48:17 karena Kalau kami melihat ke saat ini ya
48:20 bahwa mungkin kalau di zaman Abbasiyah
48:24 dulu itu sastra anak yang berkembang
48:27 mungkin lebih beda pastinya akan dengan
48:29 yang sekarang Nah makanya aku tuh pengen
48:32 tau gitu sebenarnya seperti apa
48:34 perkembangannya dan satu lagi karena
48:37 dalam literasi anak sangat Taimiyah
48:39 sangat berkaitan erat dengan buku anak
48:41 jadi saya juga penasaran dan ingin
48:44 belajar lebih jauh gitu Bagaimana
48:46 sebenarnya
48:48 buku anak yang Karena gini akan
48:51 anak-anak sekarang kan mungkin kalau
48:53 anak-anak Pada masa itu gitu mereka
48:55 mungkin sudah siap belajar karena
48:57 infotainment sekitarnya mendukung gitu
48:59 ya tapi untuk anak-anak dengan tantangan
49:01 zaman saat ini
49:03 tentu butuh effort lebih gitu untuk kami
49:06 orang tua dan pegiat literasi membuat
49:08 mereka mencintai itu ya kegiatan membaca
49:11 atau terlibat aktif gitu Dan saya juga
49:14 meyakini bahwa buku-buku anak itu selain
49:16 harus menyampaikan konten yang baik gitu
49:19 deliverynya juga penting gitu karena
49:22 apa ya kita ingin membuat anak itu jadi
49:26 senang gitu menyenangi dan menikmati
49:29 proses belajar harapannya agar mereka
49:31 nanti kedepannya bisa jadi pembelajar
49:33 sampai akhir hayat gitu Jadi itu
49:36 sebenarnya yang pengen saya tahu dalam
49:37 elit untuk literasi anak sebenarnya
49:40 rambu-rambu atau pagar
49:42 adab menuntut ilmu atau pagar Islam
49:46 untuk literasi anak itu seperti apa Gita
49:48 udah makasih Mas Yogi Assalamualaikum
49:50 Waalaikum mereka tuh
49:52 masuk kebahasaan yang makin luas lagi
49:56 tapi menarik
49:58 Biarkan saya
50:00 Kwon Awan ya Dedek Dedek dari goldspeed
50:03 dan geostrategi competent tuh bicara
50:06 cuman mungkin sedikit
50:08 tentang tahu apa-apa tentang buku yang
50:12 perlu digarisbawahi buah buku anak itu
50:16 anak-anak usia setahun novel tahun dan
50:19 seterusnya buku anak itu tewas diketahui
50:22 buku anak bukan buku untuk anak atau
50:25 buku-buku yang untuk dibaca oleh anak
50:28 karena sebelum bisa baca buku anak pada
50:31 dasarnya adalah Bogor untuk orang tua ya
50:33 gan orangtua juga harus membaca
50:36 menarasikan
50:37 menceritakan kepada anak jadi buku anak
50:41 sebetulnya dalam kontrak untuk orang tua
50:42 juga untuk mengajarkan anak pertamanya
50:46 Ajib opname pelajaran-pelajaran tertentu
50:49 yang gini anak sebagai orangtua untuk
50:53 anak yang kedua
50:55 buku anak-anak harus juga sebetulnya
51:00 Niken dengan fase perkembangan
51:02 pendidikan si anak yang sifatnya sebagai
51:04 lebih dominan Badriah karena Barbie
51:06 yaitu kan sifatnya lebih ke kayak
51:08 physical training ataupun education
51:11 anak-anak itu di usia itu tidak perlu
51:14 dicekoki ataupun di disuapi dengan
51:16 konten-konten keilmuan yang berat-berat
51:18 ya karena sebagian besar dari mereka
51:20 adalah fase kita harus mengecek lah apa
51:23 namanya bahwa mereka tumbuh secara fisik
51:26 mereka itu dengan sehat Jadi ya sensorik
51:29 harus betul motornya harus betul sedikit
51:32 kita positifnya juga harus harus normal
51:34 pada usianya gitu ya makanya sebagai
51:36 aspek Tarbiyah yang ketiga setiap buku
51:40 anak itu harus punya konten
51:43 untuk mengakomodir perkembangan motorik
51:46 dan sensorik juga untuk mengakomodir
51:48 perkembangan tidak aktif jadi ada konten
51:51 tidak Thief jadi tentang Adapun tangan
51:53 thinks yang disesuaikan dengan usia
51:56 mereka itu juga disampaikan cuma konten
51:59 didaktis ia tidak seharusnya diajarkan
52:01 secara normatif gitu saja secara ia
52:05 secara oke sip seunapet
52:07 Jadi anda ada buku anak tapi konten
52:11 moral Ethics yang terlalu over dosis
52:13 untuk usianya
52:16 dosisnya itu terlalu tinggi bahkan ada
52:19 buku yang memang di isinya tentang
52:22 tentang tentang tentang Allah subhanahu
52:24 wa ta'ala yang itu sebenarnya
52:26 simplifikasi dari kitab-kitab aqidah dan
52:29 itu masih ada Sule itu sangat sulit
52:31 dicerna konten didaktif dari semua ini
52:34 ya itu dijelaskan secara imajinatif
52:38 Karena beda dengan buku-buku explanatory
52:42 yang kita baca diusir excited
52:43 diterangkan secara imajinatif Kenapa
52:46 konten imajinatif ini penting karena
52:47 imajinatif kata berkualitas dalam
52:49 psikologi imajinasi ini beda dengan
52:51 Dayak Lia ataupun daya apa namanya hayy
52:55 lainnya yang fans yang lain dia sudah
52:58 berkembang sebetulnya usia itu punya
53:01 daya hidup
53:03 jadi daya imajinasi ini sebetulnya yang
53:06 ketika ya oke diam aktivasi jadi
53:10 bawahnya sensor-sensor yang lain juga
53:11 mengaktivasi nanti yang gebetan yang
53:13 rasional yang aku ya karena anak-anak
53:16 itukah walau dia oke udah mengenai
53:19 mengenal benda
53:20 mengenal benda dia bisa membedakan
53:23 antara apa namanya Mana botol susu mana
53:26 yang bukan botol susu mana yang
53:28 diinginkan untuk susu Walaupun dia belum
53:30 bisa menambahkan dan mengartikulasikan
53:31 namanya seperti gambar anak lihat
53:33 tentang botol susu itu adalah pikiran
53:35 nah gambar naqliyah itu dia melibatkan
53:38 indera avizor G masuk dalam itu Los
53:40 Angeles Tapi sebetulnya gambaran itu
53:42 dibantu sama imajinasi
53:44 dengan dibantu sama imajinasi dalam
53:48 setiap level pemikiran selalu melibatkan
53:50 imajinasi maka dalam perkembangan sastra
53:53 kita contoh sastra sastra Melayu sebelum
53:55 kita masuk ke Abbasiyah tradisi yang
53:57 lain tradisi Melayu i punya banyak
54:00 hikayat dan peribahasa yang sebetulnya
54:03 dia membungkus elemen didaktif dalam
54:07 bungkusan yang lebih kemasan yang lebih
54:09 imajinatif
54:10 contoh kita mau get peribahasa kita akan
54:13 banyak ya kita mau bilang kamu jangan
54:16 terlalu berambisi ya kita punya dongeng
54:18 tentang Majene sampai namanya tentang
54:21 apa namanya angan-angan metune anget
54:24 Majene kalau kawan-kawan pernah lihat
54:26 atau baca sastra lama dia akan yang
54:28 sebetulnya Oke dia macet pohon Karena
54:30 Dia pengen minum dia panjang pohon
54:31 kelapa Oke di berapa meter dia berpikir
54:35 ya kalau saya minum air kelapa itu akan
54:37 hilang dahaga saya semuanya naik
54:39 berkomentar lagi dia mikir kalau saya
54:41 ambil 123 gua Saya pergi ke pasar saya
54:44 bisa dapat banyak uang naik lagi ke
54:47 sampai dipuncak gitu ya dia
54:48 berangan-angan makin jauh akhirnya dia
54:51 tiba-tiba merasa dia kayak dia jatuh
54:54 terus saya kayak gini akhirnya dapet nah
54:57 jadi itu intinya
55:00 Nikita ke anak kan kalau kita terlalu
55:02 lugas itu kan bermasalah ya jangan dan
55:05 lakukan gitu kan itu kan ya sebetulnya
55:08 boleh tapi jangan juga overdosis tapi
55:12 orang tua zaman dulu untuk mau bilang
55:13 jangan dan juga lakukan ini itu dengan
55:15 elemen imajinatif apalagi bicara tentang
55:18 hal-hal yang bikin nagih Majin asing ini
55:21 sangat berkait sama tampil permisalan
55:24 maka anak-anak zaman sekarang juga
55:27 dibahas dimulai diajarkan tentang bahasa
55:29 bahasa Inggris sebelum seperti
55:30 metaphorical dan bahasa kita kaya dengan
55:33 bahasa kias sing ya kalau anak-anak
55:36 sudah diajarkan sejak awal tentang
55:37 bahasa tamsir Nanti kalau dia akan mudah
55:40 untuk mempelajari Al'quran karena
55:41 berukuran banyak sekali tamsil ya kan
55:44 orang zaman sekarang misalkan dalam
55:45 pendidikan seksual bilang kita nggak
55:48 boleh menyebut organ itu dengan bahasa
55:51 kiasan yang akan kita pakai saja bahasa
55:54 yang memang lugas gitu ya jangan jangan
55:57 seperti binatang apa segala macam itu
56:00 kiasan kata orang Padahal kita berbahasa
56:02 itu peningkatan ada bahasa pasar ada
56:05 bahasa yang kita lakukan dituturkan
56:07 kepada orang tertentu yang lebih
56:08 terhormat ya Jadi
56:11 kita kita bukan bukan bukan Apa namanya
56:15 bahan bangsa yang punya bahasa satu
56:19 refel kesopanan saja Jadi sebetulnya ada
56:23 banyak Jadi intinya tidak aktif itu
56:26 harus dikemas generasi kan secara
56:28 imajinatif karena dia bukan hanya
56:30 anak-anak bukan hanya itu bukan dari
56:32 segi etika dan moral tapi juga daya
56:34 imajinasinya
56:36 eh da imajinasinya hidupkan tidak tiap
56:40 kita sekarang di dia kan namanya di apa
56:43 namanya dibanjiri dengan sastra barat
56:45 sebelah sederhana apalagi
56:47 dongeng-dongeng superhero karena mereka
56:50 enggak bisa terbang tapi mereka pengen
56:52 terbang diciptakanlah sayap dan mereka
56:53 senang dan sifat dan karakternya
56:56 heroisme itu banyak
56:58 heroisme yang senior lebih banyak
57:01 sifat-sifat heroisme itu Ya kesabaran
57:04 tenggang rasa tangisan tentang
57:06 perjuangan para sahabat para tabiin dan
57:09 orang-orang Shaleh zaman dulu gitu Itu
57:10 bisa sekali diajak jadi jadi Sosok
57:13 Pahlawan
57:16 heroik
57:18 imajiner yang lain
57:21 kita sudah terlanjur mengobati stigma
57:24 negatif kepada perkataan khayalan di
57:26 film saja ciptakan ngayal gituin pada
57:29 pada kata khayalan itu enggak semestinya
57:32 berakhir tapi negatif gitu ngomong
57:36 Iya terima kasih Setyo di atas waktunya
57:41 ada jawabannya ini kalau kita rangkul
57:43 biasa jadi ingat Kampung nasehat Ustadz
57:45 Habib Dulu ketika kita belajar sama
57:47 belum awet habisin belajar Islam itu
57:50 atau atas lainnya di dalam Islam itu ia
57:54 bertumpu kepada 33 tumpuan utama pertama
57:57 dia membaca berdiskusi atau Hai
58:00 qiroah belum Azzahra sama kita Bah udah
58:03 itu udah kayak dibilang tidak bisa kita
58:06 tawar-menawar begitu kalau kita ingin
58:08 memang betul-betul membangun tradisi
58:09 dicari itu Nah kalau kita kaitkan dengan
58:12 pembahasan kita tadi ya dari tiga hal
58:15 itu butuh first juga atau ada petir tipe
58:19 ada akhirnya akan Mengapa ya mendasari
58:22 membaca kita secara benar bagaimana
58:24 munadharah Dan bahas kita secara benar
58:26 bagaimana kalian kita secara benar itu
58:29 bagaimana dan itu kita bisa Lihatlah
58:31 Bagaimana ulama kita membangun itu
58:32 semuanya Terima kasih setiap di atas
58:35 penjelasannya dan Insight nya pada Mama
58:38 lagi jalan siang itu
58:40 sekali lagi terima kasih juga pada
58:43 peneliti
58:45 Terima kasih udah teman-teman kalian
58:47 yang suka apa namanya meluangkan waktu
58:49 untuk duduk bersama semoga pembahasan
58:52 kita pagi hari ini menjelang siang ini
58:54 bisa bermanfaat dan menjadi ilmu yang
58:56 bermanfaat bagi kita semua memicu kita
58:59 juga untuk saya terus belajar terus
59:02 membaca terus Bermuda motor Oh
59:04 berdiskusi dan terus menulis begitu ada
59:08 di lain sisi juga semoga ilmu yang
59:10 disampaikan Setyo kita di menjadi
59:11 charger menjadi ilmu Union County itu
59:15 lebih minci menjadi Jabir pada seperti
59:19 ini tuh saja yang bisa kita sampaikan ya
59:22 Sampai ketemu di desa atau di forum di
59:24 Pekan berikutnya Solo juga akan menarik
59:26 karena pemateri Nyai Solo sapphiron
59:28 safrin
59:29 menyediakan akan akan kita apel
59:33 publikasi ininya segera begitu Terima
59:36 kasih sekali lagi terima kasih terima
59:38 kasih jazakumullah Khairan katsiro Mari
59:41 kita tutup semua dalam diskusi kita pada
59:44 pagi hari ini dengan bersama-sama
59:45 membaca doa kafaratul majelis
59:47 subhanakallahumma wabihamdika